ALim Marwin Zalukhu, demikian nama lengkapku yang diberikan oleh orang tua. Saya kelahiran Desa Faekhunaa Kec. Alasa (sekarang Kec. Afulu 2003) Kab. Nias Utara (Pemekaran) tanggal 08 September 1984. Pendidikan saya tempuh dari SD Faekhunaa tamat 1997, MTs Negeri Gunungsitoli 2000, MAN Gunungsitoli 2003 dan sekarang sedang menyelesaikan studi Strata satu di Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang.
Adapun aktivitas harianku :
- Ketua Advokasi dan Politik PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Padang sampai sekarang
- Pengurus PUTAKINFO Sumatera Barat sampai sekarang
- Konsultan Document Processing Centre Sumatera Barat sampai sekarang
- Disamping kegiatan ini, saya juga sedang menyelesaikan tulisan


Terima kasih kawan, semoga media ini bermanfaat bagi kita semua amin
Halo Alim,
Saya nulis lagi. Saya terkesan sekali dengan Anda. Dari dulu saya ingin sekali bertemu orang-orang dari Arah Afulu yang care dengan pendidikan. Namun sangat sulit sekali menemukannya. Padahal banyak sekali tugas keummatan yang harus dibenahi di daerah ini.
Afulu harus tampil sebagai benteng pendidikan dan pusat peradaban baru untuk wilayah sekitar itu. Kegiatan ekonomi telah dimulai sejak dulu namun tidak berkembang dengan baik. Selain alasan prasarana yang kurang membantu, juga faktor pendidikan warga yang tidak memadai.
Saya sendiri satu angkatan-1 di SMAN Lahewa dengan Suryani Zalukhu (anak bapak Ama Zega, alm).
Saya sarankan agar belajar bahasa Inggris atau bahasa Arab atau apapun bahasa asing lain. Saya akan membantu memberi informasi dan membuka jalan untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Atau setidaknya S2 dalam negeri.
Silahkan hubungi saya: s.gea@qmul.ac.uk
Assalamu Alaikum wr.wb
Salam kenal Alim,
Saya sangat mendukung yang anda tuliskan diartikel ini. Saya juga berasal dari Lahewa dan saat ini merantau di Riau utk mencari yg namanya pekerjaan. Rasanya ingin sekali seandainya Nias itu bisa bangkit mengejar ketertinggalannya. Anak-anak Nias yg punya kreasi seperti anda, sangat minim terutama yg tinggal di kampung halaman. Akses teknologi informasi yg tdk memadai dan kurang SDM membuat Nias selalu berada di nomor paling buncit. Teruskanlah menulis dgn memberikan citra positive trhdp Nias. Mudah2an anak-anak yang lain termotivasi utk mencintai Nias tercinta.
Wa’alaikum salam, saudara Sumardin terima kasih atas komentarnya…
Nias Utara memang harus kita perjuangkan secara bersama-sama sebagai rasa tanggung jawab dan partisipasi kita menjadikan Nias khususnya Kab. Nias Utara menjadi daerah terdepan.
Salam kenal dan salam persahabatan
Assalamualaikum
Salam kenal,
Saya baru saja berkunjung ke Nias dari tanggal 2 sampai 5 Juni 2010,dan sampai ke kecamatan Afulu Nias Utara. Kunjungan saya dalam rangka penjajakan awal tentang pemilihan lokasi alternatif pembangunan pusat peluncuran satelit. Nias dipilih mengingat lokasinya dekat dengan khatulistiwa, dan dekat ke laut.
Dalam pertemuannya dengan pejabat Nias Induk dan Kepala Bapeda Nias Utara, ditawarkan desa salonako (faekhunaa) di kecamatan Afulu. Tentu saja ini merupakan awal yang masih perlu diteliti lebih lanjut, seperti pendapat masyarakat sekitar, dll.
Bagaimana pendapat Alim sebagai orang kelahiran desa Faekhunaa mengenai hal ini.
Terimakasih
Wass
Sebelumnya saya ucapkan terimakasih, saya dah lama nih g’ postingan, menerut saya itu sangat bagus dan sangat setuju, bukan karena itu daerah kelahiran saya, akan tetapi disini yang menjadi pertimbangan buat saya yaitu lebih disebabkan karena daerah salonako adalah daerah daratan Pulau Nias bagian barat plus tentunya sebagai pilar penyanggah keutuhan NKRI. Sebagai putra daerah saya berterima kasih jika salonako terpilih sebagai tempat pusat peluncuran satelit, karena selain dari alasan di atas tentunya pembangunan infrastruktur yang diidam-idamkan selama ini akan terwujud, maklum saudari sudah tahu bahwa jalan tembus sampai di salonako hanya bisa di tempuh dengan kendaraan roda dua. Trim’s.
leh minta FB nya kan?